Ketua Umum PGIW Kepri Laksanakan Kunjungan Pastoral Pimpinan Aras Gereja

Sehubungan dengan peristiwa yang sudah viral tentang batalnya berangkat ketegori Paduan Suara Wanita (PSW) kontingen Kepri ke Pesparawi Nasional di Manokwari, dimana pemberitaan begitu ramai dan ribuan bahkan jutaan orang menyatakan simpati kepada situasi yang mereka alami.

Di sisi lain peristiwa ini bagi peserta PSW menjadi tekanan psikologis baik oleh karena kegagalan keberangkatan maupun oleh karena pemberitaan yang begitu ramai sehingga tentunya menguras tenaga, pikiran dan psikologi.

Dalam kondisi ini Pimpinan Lembaga aras gereja sebagai orang tua bagi semua berkewajiban untuk menguatkan dan mendoakan peserta yang mengalami pertiwa tak terduga itu. Koordinator Lembaga aras gereja, Pdt. Timbul Silalahi menyampaikan bahwa kedatangan pimpinan lembaga aras gereja dalam kapasitas sebagai orang tua guna menguatkan dan mendoakan warga gereja yang sedang sedih, kita datang supaya mereka tetap kuat dan tidak larut dalam kekecewaan.

Ketua Umum PGIW Kepri, Pdt. Ronald Octavian Rampala, dalam layanan pastoralnya menguatkan peserta PSW melalui kebenaran Firman Allah dari 2 Korintus 4:8-9, dimana ketika kita memposisikan diri sebagai pelayan dan paduan suara sebagai implementasi kesaksian, maka peristiwa himpitan, tindasan, kehabisan akal, ditinggalkan bahkan dihempaskan (tidak dipedulikan) itu sesuatu yang bisa saja terjadi dalam melayani Tuhan, tetapi Paulus katakan Tuhan tidak pernah meninggalkan.

“Ia selalu menyertai dan menguatkan sehingga Paulus dan rekan pelayanan tidak putus asa, dihempaskan namun tidak binasa, tetapi semua itu mengerjakan kemuliaan yang besar bagi mereka yang tetap kuat. Kami (pimpinan Lembaga gereja) hadir di sini untuk meneguhkan kesetiaan dan pertolongan Tuhan menghadapai bahkan melewati masa masa sulit,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua PGLII Kepri Pdt. Dr. Jusni Situmorang dan Ketua Perkumpulan Bapti Indonesia Pdt. Minto Widodo juga turut menyampaikan hal yang sama, memohon kesabaran dan ketabahan menghadapi segala cobaan dan Tuhan pasti tolong bahkan memulihkan menjadi lebih baik, kami percaya bahwa Tuhan akan memberi kesemptan yang lebih baik pada masa yang akan datang.

Secara terpisah Sekum PGIW Kepri, Pdt. Dr. Otniel Otieli Harefa, M. Th, menyampaikan bahwa masalah kegagalan keberangkatan kelompok paduan suara Wanita dari Tanjung pinang untuk mewakili Kepri dan Gereja pada pesparawi Nasional di Manokwari kita maknai sebagai cobaan yang yang tidak terduga sebelumnya, semua pasti ada makna postif yang bisa dipetik dibalik segala pertiwa yang menyedihkan.

Semua kita tidak perlu saling menyalahkan, justru bis akita saling memaafkan semabari kita menunggu respon baik dari panitia dan LPPD menyelesaikan secara tuntas, serta bila ada norma norma hukum yang dilanggar kita serahkan kepada apparat penegak hukum.

Tidak perlu kita larut dalam kesedihan, tetapi kita mendoakan selurh peserta yang menagalami kekecewaan segera move on melanjutkan aktifitas sebagaimana mestinya. Tentunya kita semua berdoa dan berharap akan adanya penyelesaian yang berkeadilan bagi smeua.

Humas PGIW Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *